Sabtu, 05 Januari 2013

Si Cantik Lina



Si Cantik Lina
Ini lanjutan dari lusi, si cantik Lina ini adalah pasangan Lusi. Lina yang sering bermain dirumahku, dia sama seperti si Melky. Jadi bahan mainan pun dia hanya diam, suatu hari pernah saya membuat video saat Lina di angkat kaki dan tangannya dan dinyanyikan “yun ayunan, kiri samping, berguling-guling, mandi kembang, kembang melati, sokgereok, jongkok” (nyanyian masa kecil) dan dia hanya diam saja. Kemudian ada lagi video dengan sekenario dia sedang hormat, aku yang mengambil gambarnya dan kakak yang menggerakan tangan Lina untuk hormat. Awalnya Lina menurut, tetapi lama-kelamaan Lina pun merengek untuk menyudahinya. Dan aku pun hanya tertawa geli meliht tingkah si Lina. Hahahahahahaaaa.
Dan di tahun 2012, tepatnya tanggal 4 Februari 2012. Lina melahirkan 3anak disaat hujan turun membasahinya. Sedih melihat dia melahirkan diluar dan disaat hujan turun. Dia hanya berlindung dibawah meja dan melahirkannya disana. Dan alhamdulillah 3anaknya lahir dengan sehat dan Lina pun selamat. Anak pertama laki-laki, anak kedua perempuan dan anak ketiga laki-laki. Lina selalu berusaha mencari tempat yang aman untuk anak-anaknya. Sering sekali dia ingin memasukan anaknya kedalam rumahku. Dan akhirnya dsediakan kardus diisikan kain untuk mereka tidur di depan rumahku.
Dan beberapa bulan kemudian, Lina meninggal  akibat diracuni oleh orang yang tidak menginginkan adanya anak kucing. Menyedihkan sekali bukan? Dan teganya langsung dibuang di tempat sampah, setidaknya dikuburkan adalah cara yang terbaik. Sayangnya saat kejadian aku tidak ada dirumah. Kemudian anaknya yang ketiga juga meninggal karena keracunan habis memakan tikus yang terinfeksi beracun. Beberapa hari anak kucing itu hanya diam dan bengong, tatapan mata yang kosong. Aku selalu mengajaknya berbicara, menggerakannya untuk menyadarkan dia dari kebengongannya itu. Namun sia-sia yang aku perbuat, tetap saja dia hanya diam dan bengong. Hari terakhirnya aku membacakan ayat kursi untuknya, dan dimalam harinya pun dia menghembuskan nafas terakhir. Sangat menyedihkan anak kucing meninggal begitu cepat, dan dengan cara tatapan kosong yang membuatku tersentuh. Semoga dia bertemu ibunya di akhirat dan dapat berbahagia. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar