Kamis, 02 Mei 2013

MONAS ( Monumen Nasional )



MONAS ( Monumen Nasional )
Sejarah Monas
Monas mulai dibangun pada bulan Agustus 1959. Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno. Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975.
Sedangkan wilayah taman hutan kota di sekitar Monas dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas.
Ukuran dan Isi Monas
Monas dibangun setinggi 132 meter dan berbentuk lingga yoni. Seluruh bangunan ini dilapisi oleh marmer.





·  Lidah Api
Di bagian puncak terdapat cawan yang di atasnya terdapat lidah api dari perunggu yang tingginya 17 meter dan diameter 6 meter dengan berat 14,5 ton. Lidah api ini dilapisi emas seberat 45 kg. Lidah api Monas terdiri atas 77 bagian yang disatukan.
·  Pelataran Puncak
Pelataran puncak luasnya 11x11 m. Untuk mencapai pelataran puncak, pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Di sekeliling lift terdapat tangga darurat. Dari pelataran puncak Monas, pengunjung bisa melihat gedung-gedung pencakar langit di kota Jakarta. Bahkan jika udara cerah, pengunjung dapat melihat Gunung Salak di Jawa Barat maupun Laut Jawa dengan Kepulauan Seribu.
·  Pelataran Bawah
Pelataran bawah luasnya 45x45 m. Tinggi dari dasar Monas ke pelataran bawah yaitu 17 meter. Di bagian ini pengunjung dapat melihat Taman Monas yang merupakan hutan kota yang indah.
·  Museum Sejarah Perjuangan Nasional
Di bagian bawah Monas terdapat sebuah ruangan yang luas yaitu Museum Nasional. Tingginya yaitu 8 meter. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Luas dari museum ini adalah 80x80 m. Pada keempat sisi museum terdapat 12 diorama (jendela peragaan) yang menampilkan sejarah Indonesia dari jaman kerajaan-kerajaan nenek moyang Bangsa Indonesia hingga G30S PKI.
Selain itu direncanakan untuk ditampilkan bendera pusaka dan naskah proklamasi yang asli di dalam bangunan Monas. Di sini juga ditampilkan rencana pembangunan kota Jakarta.
Taman Monas



Taman Monas juga dilengkapi dengan kolam air mancur menari. Pertunjukan air mancur menari ini sangat menarik untuk ditonton pada malam hari. Air mancur akan bergerak dengan liukan yang indah sesuai alunan lagu yang dimainkan. Selain itu ada juga pertunjukkan laser berwarna-warni pada air mancur ini.
Bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan, selain berolahraga di Taman Monas, Anda pun dapat melakukan pijat refleksi secara gratis. Di taman ini disediakan batu-batuan yang cukup tajam untuk Anda pijak sambil dipijat refleksi. Di taman ini juga disediakan beberapa lapangan futsal dan basket yang bisa digunakan siapapun.



Jika Anda lelah berjalan kaki di taman seluas 80 hektar ini, Anda dapat menggunakan kereta wisata. Taman ini bebas dikunjungi siapa saja dan terbuka secara gratis untuk umum








Wisata Monas
Untuk mengunjungi Monas, ada banyak jenis transportasi yang dapat Anda gunakan. Jika Anda pengguna kereta api, Anda dapat menggunakan KRL Jabodetabek jenis express yang berhenti di Stasiun Gambir. Anda pun dapat menggunakan fasilitas transportasi Bus Trans Jakarta. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, tersedia lapangan parkir khusus IRTI, atau Anda dapat memarkir kendaraan Anda di Stasiun Gambir.

Untuk dapat masuk ke bangunan Monas, Anda dapat melalui pintu masuk di sekitar patung Pangeran Diponegoro. Lalu Anda akan melalui lorong bawah tanah untuk masuk ke Monas. Anda pun dapat melalui pintu masuk di pelataran Monas bagian utara. Jam buka Monas adalah jam 9.00 pagi hingga jam 16.00 sore.


Monas dapat menjadi salah satu pilihan Anda untuk berwisata bersama keluarga dan tempat mendidik anak-anak untuk lebih mengenal sejarah Indonesia. Anda pun dapat menikmati udara segar dari rindangnya pepohonan di Monas. Dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan Taman Monas agar tetap indah untuk dinikmati siapapun.

Kebun Raya Bogor


Kebun Raya Bogor
SEJARAH
Kebun Raya Bogor didirikan tanggal 18 Mei 1817 oleh Prof. Dr. C. G. C. Reindwart, seorang ahli botani berkebangsaan Jerman. Pada awalnya kebun ini bernama s’Lands Plantentuin te Buitenzorg, yang menjadi pusat introduksi berbagai tanaman ekonomi penting pertanian.
Kelapa sawit (Elaeis guinensis) adalah salah satu komoditi pertanian yang diintroduksi dari Afrika Barat ke Indonesia melalui Kebun Raya Bogor yang akhirnya menjadi induk kelapa sawitse-Asia Tenggara. Tanaman

gambar. aku bersama teman-teman 1EB08 Universitas Gunadarma
LOKASI
Kebun Raya Bogor terletak di jantung Kota Bogor, Jawa Barat, sekitar 60 km arah tenggara Jakarta, ibu kota Republik Indonesia dengan alamat Jalan Ir. H. Juanda No. 13 Bogor, Jawa Barat.

KOLEKSI ANDALAN
Kebun Raya Bogor memiliki beberapa koleksi menarik yang diminati masyarakat, seperti Bunga Titan Arum (Amorphophallus titanum Becc.). Bunga dengan perbungaan terbesar di dunia ini tingginya bisa mencapai 3 meter. Pada saat mekar, ia menebarkan bau bangkai sehingga mengundang serangga untuk membantu penyerbukannya.
Sekitar 10.000 spesimen anggrek koleksi Kebun Raya Bogor ditampilkan di rumah anggrek yang dilengkapi sistem fogging sebagai pengatur kelembaban. Selanjutnya, terdapat pohon palem (Arecaceae), tanaman obat, buah-buahan langka, meranti (Dipterocarpaceae) dan kantung semar (Nephentaceae).
Koleksi unik lainnya, seperti pohon raja (Koompassia excelsa), teratai raksasa (Victoria amazonica) dan pohon-pohon tua seperti leci, randu dan jati, semakin melengkapi keragaman koleksi yang ada.

SPESIFIKASI HABITAT
Sebagai kebun raya yang memiliki tipe habitat dataran rendah basah, Kebun Raya Bogor terletak pada ketinggian 260 m d.p.l., dengan kelembaban udara 80 – 90% dan curah hujan 3.000 – 4.300 mm/tahun.

JUMLAH KOLEKSI
Dengan luas area sekitar 87 hektar, Kebun Raya Bogor memiliki koleksi tumbuhan sejumlah 13.697 spesimen, yang dikelompokkan ke dalam 3.441 jenis, 1.265 marga, dan 220 keluarga.

TEMPAT/BANGUNAN MENARIK
Selain koleksi tanaman tropis, Kebun Raya Bogor juga memiliki beberapa tempat dan bangunan bersejarah yang menarik untuk dikunjungi. Begitu memasuki gerbang utama Kebun Raya Bogor, tampak deretan pohon kenari (Canarium vulgare) di sebelah kiri dan kanan jalan. Pohon yang ditanam tahun 1831, 1834, dan 1835, berasal dari Sulawesi dan Maluku ini menimbulkan kesan tersendiri. Kemudian Taman Teysmann, sebuah taman bergaya formal yang dibangun tahun 1889 sebagai penghargaan kepada Johannes Teysmann, salah seorang kurator Kebun Raya Bogor yang banyak berkarya dalam bidang lansekap. Masih banyak tempat lain yang menarik, yaitu Taman Lebak Sudjana Kasan, Jalan Astrid, Taman Kaktus, juga Monumen J. J. Smith, Jembatan Gantung, Pohon Kalong, Kuburan Belanda, serta Monumen Lady Raffles adalah tempat yang jarang dilewatkan begitu saja.

INFORMASI PELAYANAN
Setiap pengunjung yang membutuhkan informasi tentang Kebun Raya Bogor dapat menghubungi Pusat Informasi. Beragan fasilitas sengaja disediakan untuk melayani pengunjung, seperti Cafe de daunan, guest house, penjualan tanaman, juga perpustakaan.
Kemudian Gedung Laboratorium Pendidikan Konservasi, Garden’s Gifts, wartel, herbarium dan koleksi biji serta sarana ibadah mesjid dan musola. Setiap pengunjung yang memiliki karcis masuk mendapat layanan asuransi jiwa.
 




Taman Mini Indonesia Indah ( TMII )




Taman Mini Indonesia Indah ( TMII )
Ibu Tien Soeharto menyampaikan gagasan pembangunan Miniatur Indonesia pada rapat pengurus YHK tanggal 13 Maret 1970 di Jl. Cendana No. 8, Jakarta. Bentuk dan sifat isian proyek berupa bangunan utama bercorak rumah-rumah adat yang dilengkapi dengan pergelaran kesenian, kekayaan flora-fau-na, dan benda budaya lain dari masing-masing daerah yang ada di Indonesia. Gagasan itu dilandasi oleh suatu keinginan untuk membangkitkan kebanggaan dan rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air, serta untuk memperkenalkan Indonesia kepada bangsa-bangsa lain di dunia. Gagasan tersebut makin mantap setelah Ibu Tien selaku ibu negara menyertai perjalanan kerja Presiden Soeharto ke berbagai negara, dimana ia mendapat kesempatan mengunjungi obyek-obyek wisata di luar negeri, diantaranya Disneyland Amerika Serikat dan Timland di Muangthai. Kunjungan Ibu Tien Soeharto ke pbyek-obyek wisata tersebut mendorong untuk mewujudkan ide ke dalam suatu proyek dengan membuat taman tempat rekreasi yang mampu menggambarkan kebesaran dan keindahan Indonesia dalam bentuknya yang mini.

           Penggagas pembangunan Taman Mini "Indonesia Indah" (TMII) adalah Siti Hartinah Soeharto, akrab dipanggil Ibu Tien Soeharto. Gagasan itu muncul setalah ia mendengarkan dan menghayati isi pidato Presiden Soeharto tentang keseimbangan pembangunan Umum DPR GR Tahun 1971 berikut ini :aman ini memberikan gambaran yang menunjukkan kekayaan budaya dan kondisi alamiah seperti ragam bangunan-bangunan bercorak arsitektur, kesenian, adat istiadat, bahasa, kekayaan alam, dan kekayaan pemikiran yang dimiliki Indonesia.

                                                              
Gambar. bangunan bercorak arsitektur bali

Tanggai 30 Januari 1971, pada penutupan Rapat Kerja Gubernur, Bupati, dan Walikota seluruh Indonesia di Istana Negara, yang juga dihadiri oleh Presiden Rl, Ibu Tien Soeharto dengan di dampingi Menteri Dalam Negeri Amir Mahmud untuk pertama kalinya memaparkan maksud dan tujuan pembangunan Miniatur Indonesia "Indonesia Indah" di depan umum.

             Pada tanggai 11 Agustus 1971, dengan surat YHK, Ibu Tien Soeharto menugaskan Nusa Consultans untuk membuat rencana indukdan studi ke-layakan. Tugas itu selesai dalam waktu 3,5 bulan.
Pada tanggai 30 Juni 1972 pembangunan dimulai tahap demi tahap secara bersinambungan. Rancangan bangunan utama berupa peta relief Miniatur Indonesia berikut penyediaan airnya,Tugu Api Pancasila, bangunan Joglo, dan Gedung Pengelolaan disiapkan oleh Nusa Consultants berikut pembuatan jalan dan penyediaan kaveling tiap-tiap bangunan; sedang rancangan bangunan lain, seperti bangunan khas tiap daerah, dikerjakan oleh berbagai biro arsitek; Nusa Consultants hanya membantu menjaga keserasian keseluruhannya.
Berkat kegotong-royongan semua potensi nasional: masyarakat di sekitar lokasi, pemerintah usat dan daerah, swasta, dan berbagai unsur masyarakat lainnya, dalam kurun waktu tiga tahun pembangunan TMII tahap pertama dinyatakan selesai.

               Pada tanggai 20 April 1975 di bawah terik matahari sore langit kota Jakarta, Taman Mini "Indonesia Indah" diresmikan pembukaannya oleh Presiden Soeharto.

"Pembangunan hakekatnya adalah pembangunan manusia untuk kepentingan manusia. Sebab itu di samping pembangunan ekonomi, kita pun terus membangun segi lain dari kehidupan kita yaitu : Politik, Sosial, Budaya, Pendidikan, Mental, dan sebagainya".


Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merupakan suatu kawasan taman wisata bertema budaya Indonesia di Jakarta Timur. Area seluas kurang lebih 150 hektar atau 1,5 kilometer persegi ini terletak pada koordinat 6 ° 18'6.8''LS, 106° 53'47.2''BT.

Di Indonesia, hampir setiap suku bangsa memiliki bentuk dan corak bangunan yang berbeda,   bahkan tidak jarang satu suku bangsa memiliki lebih dari satu jenis bangunan tradisional. Bangunan atau arsitektur tradisional yang mereka buat selalu dilatarbetakangi oleh kondisi lingkungan dan kebudayaan yang dimiliki. Di TMII, gambaran tersebut diwujudkan melalui Anjungan Daerah, yang mewakili suku-suku bangsa yang berada di 33 Provinsi Indonesia. Anjungan provinsi ini dibangun di sekitar  danau dengan miniatur Kepulauan Indonesia, secara tematik dibagi atas enam zona; Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Tiap anjungan menampilkan bangunan khas setempat.

Taman ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat 33 provinsi Indonesia (pada tahun 1975) yang ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur  tradisional, serta menampilkan aneka busana, tarian dan tradisi daerah.

Gambar. Rumah adat padang
Disamping itu, di tengah-tengah TMII terdapat sebuah danau yang menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia di tengahnya, kereta gantung, berbagai museum, dan Teater IMAX Keong Mas dan Teater Tanah Airku), berbagai sarana rekreasi ini menjadikan TMIII sebagai salah satu kawasan wisata terkemuka di ibu kota.

TMII memiliki logo yang pada intinya terdiri atas huruf TMII, Singkatan dari "Taman Mini Indonesia Indah". Sedangkan maskotnya berupa tokoh wayang Hanoman yang dinamakan NITRA (Anjani Putra). Maskot Taman Mini "Indonesia Indah" ini diresmikan penggunaannya oleh Ibu Tien Soeharto, bertepatan dengan dwi windu usia TMII, pada tahun 1991.

Gagasan pembangunan suatu miniatur yang memuat kelengkapan Indonesia dengan segala isinya ini dicetuskan oleh Ibu Negara, Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto. Gagasan ini tercetus pada suatu pertemuan di Jalan Cendana no. 8 Jakarta pada tanggal 13 Maret 1970. Melalui miniatur ini diharapkan dapat membangkitkan rasa bangga dan rasa cinta tanah air pada seluruh bangsa Indonesia. Maka dimulailah suatu proyek yang disebut Proyek Miniatur Indonesia "Indonesia Indah", yang dilaksanakan oleh Yayasan Harapan Kita.TMII mulai dibangun tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975. Berbagai aspek kekayaan alam dan budaya Indonesia sampai pemanfaatan teknologi modern diperagakan di areal seluas 150 hektar. Aslinya topografi TMII agak berbukit, tetapi ini sesuai dengan keinginan perancangnya. Tim perancang memanfaatkan ketinggian tanah yang tidak rata ini untuk menciptakan bentang alam dan lansekap yang kaya, menggambarkan berbagai jenis lingkungan hidup di Indonesia.

KMC ( Kampung Main Cipulir )


KMC ( Kampung Main Cipulir )
Petualangan alam bernuansa Outbound berlokasi di daerah perkotaan adalah nilai jual yang ditawarkan "Kampung Main Cipulir (KMC)". Berlokasi di lingkungan padat penduduk, kehadiran KMC diharapkan mampu menyediakan kebutuhan petualangan Outbound, wisata kuliner untuk group sekolah, umum maupun untuk perusahaan. Dengan kemudahan akses ke KMC (hanya 20 menit dari Mall Pondok Indah), Penduduk Jakarta tidak perlu lagi membuang waktu, tenaga dan biaya yang besar untuk memanjakan kegiatan refreshing.
Dibangun di atas lahan seluas 3,5 hektar berbagai permainan alam ditawarkan. Dari mulai Flying Fox, ATV, pemancingan (yang kabarnya ingin dirubah menjadi kolam renang), mushola, toilet, gezebo, arena refleksi kaki, Perahu rakit, Permainan Polo Lumpur, lintasan berbagai macam permainan tantangan alam tersedia. Tersedia pula Taman Refleksi dan gubug - gubug lesehan untuk berbagai macam keperluan berwisata kuliner dengan menu Kampung ala "Kampung Main Cipulir". Untuk fasilitas bermain itu, ada tiket nya lagi yang harus dibeli dengan harga yang cukup murah. Di Kampung Main Cipulir ini, anda dan keluarga bisa merasakan rileks sejenak dari kepenatan, bisa bermain bersama keluarga. sangat mengasyikkan . Saya sudah pernah kunjungi, seneng banget bisa jalan-jalan kesini. Ini foto-foto saat saya mengunjunginya.

Adik saya menaiki kuda yang sudah disiapkan oleh penyewa kuda, biayanya hanya Rp5000 saja kok. Kalau tidak dapat mengendarai kuda, maka akan didampingi.

Ini adikku yang mencoba main trambolin. Dia seneng banget mencoba permainan ini. Ayo pada coba ya.

Di kapung main cipulir ada rumah betawi loh, bisa foto-foto juga di rumah ini. Rumah ini juga bisa jadi penginapan loh.
Ini saya saat mencoba bermain flaying fox. Ini kedua kalinya saya mencoba bermain, seneng banget.
Kegiatan belajar di alam terbuka seperti outbound bermanfaat untuk meningkatkan keberanian dalam bertindak maupun berpendapat. Kegiatan outbound membentuk pola pikir yang kreatif, serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi. Kegiatan ini akan menambah pengalaman hidup seseorang menuju sebuah pendewasaan diri.
Kegiatan outbound individu atau kelompok akan mendapatkan manfaat yang beragam. Mulai dari menambah pengalaman baru. Memacu rasa keberanian. Membagun rasa kebersamaan. Komunikasi yang efektif antarsesama. Bertindak sesuai dengan situasi dan kondisi. Memahami setiap kelebihan maupun kekurangan yang ada pada dirinya maupun orang lain. Dapat menimbulkan rasa saling menghargai dalam setiap keputusan. Selain itu juga outbound bermanfaat sebagai proses berlatih memacu cara berpikir seseorang agar selalu sistematis. Ayo coba ke kampung main cipulir, asik banget loh kawan-kawan.








Gondala dan Pantai Ancol



Gondala dan Pantai Ancol
Gondola adalah wahana khusus Taman Impian Jaya Ancol yang mengajak Socialites untuk melihat panorama mengagumkan Pantai Ancol, Dunia Fantasi, Pasar Seni, Ocean Dream Samudra, Sea World dan pemandangan eksotis disekitarnya dari ketinggian sekitar 21 meter dari permukaan laut
Lokasi
Taman Impian Jaya Ancol
Jl. Lodan Timur No. 7
Jakarta Utara
Waktu Operasional
Senin - Jumat jam 11:00 - 18:00 WIB
Sabtu, libur sekolah & hari libur nasional jam 10:00 - 18:00 WIB
Minggu jam 09:00 - 18:00 WIB
Gondola Ancol saat ini memberikan fasilitas tambahan berupa sensasi terbang di angkasa dengan menikmati keindahan nuansa "Hutan Nusantara" sewaktu Gondola melintasi stasiun B. Kita dapat melihat indahnya ragam pepohonan dan binatang yang ada di hutan Indonesia.
Gondola Ancol memiliki 3 stasiun, yaitu :
1.      Stasiun A Pantai Festival, letaknya di belakang Dunia Fantasi.
2.      Stasiun B Pantai Indah, letaknya di sekitar Putri Duyung
3.      Stasiun C Teater mobil, letaknya di sekitar Atlantis Water Adventure, Gelanggang Samudra, dan SeaWorld.
Dari 3 Stasiun tersebut, hanya 2 lokasi yang dapat digunakan untuk naik/turun pengunjung, yaitu Stasiun A dan C. Sejak pertama kali beroperasi pada tanggal 20 Desember 2003 dan saat itu diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Bapak Sutiyoso, Gondola Ancol sampai saat ini telah melayani sekitar 3,3 juta orang pengunjung.


Gambar. Aku saat menaiki gondala
Naik gondala disore hari sangat indah loh. Karena saat sore hari saatnya matahari untuk terbenam. Dan dari gondala terlihat jelas sekali matahari akan terbenam. Sungguh indah pemandangannya, laut pun menjadi indah dibuatnya. Melihat pemandangan dari gondala sangat puas, karena di gondala kita bisa melihat semua yang ada dibawah kita. Walaupun mahal, tetapi dapat terbayarkan dengan kepuasan yang kita dapatkan saat menaiki gondala.
Gambar. Istirahat di pantai ancol
Ya untuk kamu yang selesai bermain gondala bisa saja bermain-main di dekat pantai ancol. Walaupun kondisinya tidak baik, tetapi setidaknya untuk mengistriahatkan badan juga bisa ko.
Gambar. Melihat suasana pantai ancol
Sangat memprihatinkan melihat suasana pantai ancol ini, dimana terdapat ikan-ikan yang mati dan banyaknya pula sampah yang berserakan terkena derasnya ombak. Alangkah indahnya apabila pantai ancol ini dapat dipelihara dengan baik, mungkin air di pantai ini tidak akan sekotor ini. Jadi untuk kalian yang bermain di pantai ancol, hendaknya membuang sampah pada tempatnya ya.
Gondala melintasi perjalanan sekitar pantai ancol. Dengan menaiki gondala ini, kita dapat mengetahui suasana pantai ancol pada saat itu. Menyenangkan juga dapat melihat orang banyak dari atas gondala. Kalau tidak takut ketinggian ya dicoba saja ya :)

Gambar. Suasana pantai ancol disore hari
Di sore hari anginnya sangat kencang, harus menggunakan jaket kalau tidak ingin masuk angin ya. hahahaha.. semoga bermanfaat dan selamat menoba J

DUFAN ( Dunia Fantasi )


DUFAN ( Dunia Fantasi )



Dunia Fantasi yang dibuka untuk umum pada 29 Agustus 1986, dan popular dengan sebutan Dufan, merupakan theme park pertama yang dikembangkan oleh Ancol. Dufan merupakan pusat hiburan outdoor terbesar di Indonesia yang memanjakan pengunjung dengan Fantasi Keliling Dunia, melalui berbagai content wahana permainan berteknologi tinggi, yang terbagi dalam 8 kawasan, yaitu: Indonesia, Jakarta, Asia, Eropa, Amerika, Yunani, Hikayat dan Balada Kera. Perseroan juga menjadikan Dufan sebagai salah satu pusat edutainment yang ada di Ancol yakni dengan dibukanya Fisika Dunia Fantasi (Fidufa) dan Pentas Prestasi. Dufan telah memiliki sertifikat ISO 9001:2008 sejak 2009.
Dunia Fantasi (DUFAN) seakan tak habis kilaunya untuk membuat pengunjung datang lagi dan lagi.  Lihat saja, meskipun harga tiketnya yang terbilang cukup mahal, tetapi Dufan tetap kebanjiran pengunjung, terutama saat akhir pekan. Banyak wahana ditawarkan oleh Dufan. Baik untuk anak-anak maupun dewasa. Apalagi, baru-baru ini, Dufan kehadiran wahana baru, TreasureLand Temple of Fire, yang makin meramaikan wahana yang ada serta membuat pengunjung lebih banyak pilihan bermain.
Meski demikian, wahana yang telah lama ada pun tak kehilangan penggemarnya. Sebut saja Niagara, Bianglala, Tornado, Perahu Ayun, dan Istana Boneka. Wahana-wahana tersebut yang sering memilki antrian paling panjang diantara wahana yang lain. Tak hanya permainan, pengunjung pun dihibur oleh kehadiran badut-badut yang sering berkeliling. Tak jarang pengunjung meminta foto bersama mereka. Sang badut pun dengan sangat ramah melayani permintaan mereka untuk berfoto. Kelar bermain, jika perut terasa lapar, di arena Dufan juga tersedia beberapa restoran yang siap melayani kebutuhan perut Anda. Jadi tunggu apalagi untuk datang ke Dufan?
Istana ini dirancang bernuansa gabungan 10 gaya bangunan arsitektur Indonesia, yang distilir hingga menjadi sebuah bangunan baru, berwarna-warni sehingga memberi kesan semarak dan unik. Di dalamnya, sambil berperahu kita diajak menjelajahi dan merasakan beragam budaya etnik seluruh nusantara maupun berbagai bangsa, diiringi lagu rakyat setempat yang mengesankan. Anda akan terbuai menikmati aksi 600 boneka animatronik.

Gambar. aku saat berada didalam wahana istana
Wahana istana memang menyenangkan, selain bisa beristirahat sejenak, dapat melihat boneka – boneka bergerak. Dan dapat mengajarkan kepada anak – anak budaya Indonesia.

Wahana Baku Toki. Tabrak sana, tabrak sini... belok kiri, belok kanan... Nikmati serunya bersenggol-senggolan antar mobil. Baku Toki, wahana seru ini didatangkan khusus dari Reverchon Prancis hanya untuk Anda, temukan Baku Toki ini hanya di Kawasan Asia Dunia Fantasi. Habis naik wahana ini, aku langsung pusing karena ditabrak terus.

Wahana Arung Jeram. Ketegangan berarung jeram tak perlu jauh-jauh tuk memperolehnya. Disini anda dapat menikmati sepuasnya. Anda akan dibawa oleh derasnya air yang mengalir seakan dari pegunungan, dengan jaminan keselamatan. Ini wahana buat basah – basahan, tapi seru dan mengasyikan.
Gambar. wahana perang bintang
Wahana perang bintang yang aku sukai, karena di wahana ini, aku bisa puas menembak semua yang ada. Dan aku pun selalu berusaha untuk mendapatkan score tinggi, sampai berulang – ulang kali aku mencoba wahana ini.
Setelah sekian lama bermain dan mencoba banyak wahana, jangan lupa untuk makan agar energi kita dapat terisi kembali. Sehingga kita dapat melanjutkan ke wahana lain.
Belakangan, terlihat ada pembangunan yang sedang dikerjakan saat masuk area Dufan. Ya, pembangunan tersebut memang rencananya akan dibuat wahana indoor. Seperti yang diungkapkan oleh Media Relations & Promotion Corporate, Aldhita Prayudi Putra, pembangunan tersebut rencanananya akan menjadi wahana indoor Dufan.
Gambar. Sebelum keluar dari dufan ya foto dahulu atuh
Ya kita tunggu wahana – wahana baru berikutnya dari dufan ya. Dan semoga saja, biaya dufan masih terjangkau dikemudian hari. Hehehehehe... selamat mencoba :)


Curug Nangka - Bogor


Curug Nangka - Bogor

Curug Nangka adalah sebuah kawasan wisata air terjun yang terletak di Ciapus, Bogor, Jawa Barat yang masuk dalam, naungan RPH Gunung Bunder, BKPH Bogor KPH Kabupaten Bogor.  Daya Tarik Utama Wana Wisata Curug Nangka adalah air terjun yang mempunyai 3 tahap, dengan masing-masing memiliki ketinggian antara 10-20 m.  Selain Curug Nangka di kawasan ini juga dapat ditemui dua buah curug lagi, yaitu Curug Kawung dan Curug Daun.  Lokasi ketiga curug ini satu dengan yang lainnya berjarak sekitar 100 m dengan urutannya dari bawah adalah Curug Nangka, lalu Curug Daun dan terakhir adalah Curug Kawung.
Gambar. Air Terjun Kawung
Ketiga curug ini berada di kaki Gunung Salak pada ketinggian sekitar 750 m dpl dengan curah hujan 4000mm/tahun dengan suhu udara 20-22 C.  Selain menyajikan obyek wisata berupa air terjun, di kawasan Curug Nangka banyak sekali dijumpai kera-kera liar yang kerap sekali berani menghampiri pengunjung. 

Curug Daun dan Curug Kawung
Lokasi Curug Daun letaknya agak di atas dan harus melewati jalan yang agak lebar tetapi dengan kondisi jalan naik dan turun. Untuk mencapainya, dari tempat Curug Nangka harus naik terlebih dahulu, dan menyusuri pinggiran sungai (tidak bisa langsung mengikuti arus air melalui sungai). Jarak dari areal parkir sekitar 300 sampai 400 meter.  Curugnya tidak terlampau tinggi tetapi aliran airnya cukup deras.Ketinggian Curug Daun ini berkisar hanya sekitar 6 meter.
Sedangkan lokasi curug Kawung terletak di bagian hulu dari Curug Nangka.  Jarak dari Curug ini ke Curug Daun sekitar 1 km dengan kondisi jalan setapak yang memiliki kontur naik turun.  Tinggi Curug Kawung sekitar 25 meter dan letaknya di ceruk dikelilingi bukit yang hijau. Lokasi curug ini cukup terbuka sehingga lebih aman bila sewaktu-waktu terjadi air bah.

Lokasi

Terletak di Desa Warung Loa, Kecamatan Tamansari,
Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat.

Peta dan Koordinat GPS: 
6° 40' 4.12" S  106° 43' 37.09" E 
  
Aksesbilitas

Berjarak sekitar 25 km dari Kota Bogor melalui Ciapus yang mana dapat ditempuh sekitar 30 sampai 45 menit berkendara hingga pintu gerbang dan dilanjutkan dengan jalan kaki sepanjang ±1,5 km.  Kondisi jalan menuju curug ini pada umumnya baik (beraspal) dan dapat dilalui kendaraan roda empat.
Untuk yang menggunakan angkutan umum dapat menggunakan trayek 03 jurusan Bogor-Ciapus dari terminal Ramayana Bogor.  Berhenti di tujuan akhir yaitupertigaan sebelum pintu gerbang. Di pertigaan ini ada papan penunjuk jalan, bila belok kiri kearah Curug Nangka, dan belok kanan kearah Curug Luhur.  Selanjutnya dari pertigaan di atas (pemberhentian akhir angkot) perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki menuju pintu gerbang sejauh 700 meter. Konsisi jalan lumayan menanjak dan sudah diaspal meskipun tidak mulus lagi.  Dari pertigaan ini juga tersedia ojek yang dapat disewa hingga ke pintu gerbang.
Selain dari Ciapus, dapat juga ditempuh dengan kendaraan umum dari pertigaan Ciherang (bagi yang tinggal di wilayah Bogor Barat (Darmaga, Ciampea dll.)  Dari pertigaan Ciherang naik angkot ke jurusan Nambo. Turun di pertigaan sebelum Nambo ( orang daerah situ menyebutnya Pangkalan di Desa Sukajadi). Dari pertigaan Ciherang sampai Pangkalan Desa Sukajadi hanya membutuhkan waktu sekitar 35 menit dengan ongkos angkot Rp.4.000.  Selanjutnya dari Pangkalan tersebut naik angkot kembali dengan jurusan Ciapus (Warung Loa) yang melewati Curug Nangka dengan ongkos Rp 2000 dan membutuhkan waktu kurang dari sepuluh menit untuk sampai di pertigaan menuju Curug Nangka.
Gambar. Kita berada dibawah air terjun Kawung
Letak Curug Nangka itu sendiri tidaklah terlalu jauh dari pintu masuk sekitar 500 m atau hanya membutuhkan waktu 15 menit berjalan kaki, namun lokasi curug ini yang cukup tersembunyi di dalam lembah yang curam dan dibatasi tebing-tebing tinggi.  Medan untuk menuju ke lokasi Curug Nangka tersebut tidaklah sulit, dari pintu gerbang atau lapangan parkir harus melewati camping ground dengan terlebih dahulu menyebrangi jembatan sebelum hutan pinus.  Dan dari camping ground kemudian menanjak sebentar hingga tiba di sungai.  Sungai ini merupakan bagian atas (hulu) dari Curug Nangka yang mana airnya mengalir ke bawah membentuk air terjun dengan dasarnya tidak terlihat. Jika ingin melihat dasar curug ini harus turun ke jalur kanan bawah dari jalur utama di atas.  

Tiket dan Parkir
Tiket masuk adalah Rp. 4000 per orang (sudah termasuk asuransi jiwa) dan parkir sebesar Rp 2000 per kendaraan untuk sekali parkir.
Fasilitas dan Akomodasi
Selain untuk kegiatan hiking mengunjungi curug, wana wisata ini dapat juga digunakan untuk wisata berkemah karena di lahan ini tersedia area untuk camping ground.

Fasilitas yang sudah tersedia dalam wana wisata ini adalah berupa pos jaga, pondok kerja, loket karcis, jalan setapak, tempat parkir , MCK, shelter (gardu pandang) tempat duduk, ruang informasi dan tempat sampah.  Juga banyak dijumpai warung-warung yang menjajakan makanan.
Sangat menyenangkan jika kita berwisata bersama teman-teman, suasana akan menjadi hidup dan ramai. Selamat mencoba J
https://sites.google.com/site/wisataairterjun/jawa-barat/curug-nangka---ciapus