Senin, 19 November 2012

POLA MANAJEMEN KOPERASI

BAB VI
POLA MANAJEMEN KOPERASI
 
1.      Pengertian Manajemen dan Perangkat Organisasi
2.      Rapat Anggota
3.      Pengurus
4.      Pengawas
5.      Manajer
 
Pengertian Manajemen dan Perangkat Organisasi
  • Definisi Paul Hubert Casselman dalam bukunya berjudul “The Cooperative Movement and some of its Problems” yang mengatakan bahwa : “Cooperation is an economic system with sosial content”.
  • Artinya koperasi harus bekerja menurut prinsip-prinsip ekonomi dengan melandaskan pada asas-asas koperasi yang mengandung unsur-unsur sosial di dalamnya. 
  • Unsur sosial yang terkandung dalam prinsip koperasi lebih menekankan kepada hubungan antar anggota, hubungan anggota dengan pengurus, tentang hak suara, cara pembagian dari sisa hasil usaha dan sebagainya seperti yang dapat kita lihat dalam :
    • Kesamaan derajat yang diwujudkan dalam “one man one vote” dan “no voting by proxy”.
    • Kesukarelaan dalam keanggotaan 
    • Menolong diri sendiri (self help) 
    •  Persaudaraan/kekeluargaan (fraternity and unity) 
    •  Demokrasi yang terlihat dan diwujudkan dalam cara pengelolaan dan pengawasan yang dilakukan oleh anggota 
    •  Pembagian sisa hasil usaha proposional dengan jasa-jasanya
  • Definisi Mnajemen menurut Stoner adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumberdaya-sumbersaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. 
  • Menurut Prof. Ewell Paul Roy, Ph.D mengatakan bahwa manajemen koperasi melibatkan 4 unsur (perangkat) yaitu:
a)            Anggota
b)            Pengurus
c)            Manajer
d)           Karyawan merupakan penghubung antara manajemen dan anggota pelanggan
  •  Sedangkan menurut UU No. 25/1992 yang termasuk Perangkat Organisasi Koperasi adalah:
a)            Rapat anggota
b)            Pengurus
c)            Pengawas
 
Rapat Anggota

  • Koperasi merupakan kumpulan orang atau badan hukum koperasi. 
  • Koperasi dimiliki oleh anggota, dijalankan oleh anggota dan bekerja untuk kesejahteraan anggota dan masyarakat. 
  • Rapat anggota adalah tempat dimana suara-suara anggota berkumpul dan hanya diadakan pada waktu-waktu tertentu. 
  • Setiap anggota koperasi mempunyai hak dan kewajiaban yang sama. Seorang anggota berhak menghadiri rapat anggota dan memberikan suara dalam rapat anggota serta mengemukakan pendapat dan saran kepada pengurus baik diluar maupun didalam rapat anggota. Anggota juga harus ikut serta mengadakan pengawasan atas jalannya organisasi dan usaha koperasi.
 
Anggota secara Keseluruhan menjalankan manajemen dalam suatu rapat anggota dengan menetapkan :
  • Anggaran Dasar 
  • Kebijakan umum serta pelaksanaan keputusan koperasi 
  • Pemilihan/pengangkatan/pemberhentian pengurus dan pengawas 
  •  Rencana kerja, pertanggungjawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya 
  •  Pembagian SHU 
  •  Penggabungan, peleburan, pembagian dan pembubaran koperasi
 
Pengurus Koperasi

  • Pengurus koperasi adalah orang-orang yang bekerja di garis depan, mereka adalah otak dari gerakan koperasi dan merupakan salah satu faktor yang menentukan berhasil tidaknya suatu koperasi. 
  • Tugas dan kewajiban pengurus koperasi adalah memimpin organisasi dan usaha koperasi serta mewakilinya di muka dan di luar pengadilan sesuai dengan keputusan-keputusan rapat anggota.
Menurut Leon Garayon dan Paul O. Mohn dalam bukunya “The Board of Directions of Cooperatives” fungsi pengurus adalah :
  • Pusat pengambilan keputusan tertinggi
  • Pemberi nasihat
  • Pengawas atau orang yang dapat dipercaya
  • Penjaga berkesinambungannya organisasi
  • Simbol
 
Pengawas

  • Tugas pengawas adalah melakukan pemeriksaan terhadap tata kehidupan koperasi, termasuk organisasi, usaha-usaha dan pelaksanaan kebijaksanaan pengurus, serta membuat laporan tertulis tentang pemeriksaan. 
  •  Pengawas bertindak sebagai orang-orang kepercayaan anggota dalam menjaga harta kekayaan anggota dalam koperasi. 
  •  Syarat-syarat menjadi pengawas yaitu :
    • Mempunyai kemampuan berusaha 
    •  Mempunyai sifat sebagai pemimpin, yang disegani anggota koperasi dan masyarakat sekelilingnya. Dihargai pendapatnya, diperhatikan saran-sarannya dan diindahkan nasihat-nasihatnya. 
    •  Seorang anggota pengawas harus berani mengemukakan pendapatnya. 
    •  Rajin bekerja, semangat dan lincah 
    •  Pengurus sulit diharapkan untuk bekerja full time 
    •  Pengurus mempunyai tugas penting yaitu memimpin organisasi sebagai keseluruhan 
    •  Tugas manajer tidak dapat dilaksankan sebagai tugas sambilan tapi harus dilaksanakan dengan penuh ketekunan

Manajer

  • Peranan manajer adalah membuat rencana ke depan sesuai dengan ruang lingkup dan wewenangnya, mengelola sumberdaya secara efisien, memberikan perintah, bertindak sebagai pemimpin dan mampu melaksanakan kerjasama dengan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi (to get things done by working with and through people).

Senin, 05 November 2012

Koperasi Menghadapi Era Globalisasi



KOPERASI MENGHADAPI ERA GLOBALISASI
Berbicara mengenai koperasi menghadapi era globalisasi, tentu kita akan berfikir siapkah koperasi menghadapi era globalisasi? Hal ini sangat berkaitan dengan penulisan saya yang sebelumnya mengenai wajah koperasi Indonesia saat ini. Dan dipenulisan tersebut sudah diketahui bagaimanakah wajah koperasi Indonesia saat ini. Sebelum kita membahas jauh mengenai koperasi menghadapi globalisasi, terlebih dahulu kita mengetahui apa itu globalisasi. Mari kita memahami terlebih dahulu tentang globalisasi.
Globalisasi diambil dari kata global, yang artinya adalah universal. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi, dan budaya masyarakat. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah globalisasi pada tahun 1985.
Berkembangnya globalisasi di dunia ini memiliki ciri-ciri seperti berkembangnya barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukan bahwa komunikasi global terjadi sedemikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. Kita bisa lihat sekarang-sekarang ini, anak kecil pun sekarang sudah memiliki telepon genggam yang canggih sekali. Padahal diwaktu dulu, anak-anak tidak ada yang memiliki telepon genggam, justru yang dimiliki anak-anak waktu dulu hanya permainan-permainan tradisional. Hal ini sudah membuktikan bahwa globalisasi tumbuh dengan cepatnya. Dan saat ini, dari Sekolah Dasar sudah diberikan tugas yang harus dicari melalui internet tidak seperti dulu internet belum mudah ditemukan dimana saja.
Selain itu, dilihat dari pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization ( WTO ). Saat ini, kita dapat mengkonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang makanan dan fashion. Dengan globalisasi kita dapat memiliki pengalaman baru tentang makanan-makanan negara lain, cara berpakaian dan fashion negara lain. Karena negara kita yang memiliki 2 musim ini, tentu memiliki cara berpakaian dan fashion yang berbeda pula dengan negara yang memiliki 4 musim. Seperti halnya makanan pokok negara kita pun berbeda dengan negara lain. Dengan globalisasi ini, kita dapat mengetahui perbedaan antara makanan dan fashion yang ada di negara-negara lainnya.

Dampak Positif Globalisasi Ekonomi

Globalisasi memiliki dampak positif, berikut ini adalah dampak positif dari globalisasi :

  • Produksi global dapat ditingkatkan
  • Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara
  • Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri
  • Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik
  • Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi

Dampak Negatif Globalisasi Ekonomi

Selain dampak positif, globalisasi juga memiliki dampak negatif. Dan berikut ini adalah dampak negatif dari globalisasi :

  • Menghambat pertumbuhan sektor industri
  • Memperburuk neraca pembayaran
  • Sektor keuangan semakin tidak stabil
  • Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang
Secara umum koperasi di dunia akan menikmati manfaat besar dari adanya perdagangan bebas, karena pada dasarnya perdagangan bebas itu akan selalu membawa pada persaingan yang lebih baik dan membawa pada tingkat keseimbangan harga yang wajar serta efisien. Cukup kita sadari bahwa globalisasi ekonomi sekalipun telah menjadi sistem yang mendunia. Di satu sisi globalisasi mempunyai dampak positif di antara faktor-faktor ekonomi dunia. Mereka meyakini bahwa pasar terbuka, arus modal tanpa pembatas, akan memaksimalkan efisiensi dan efektifitas ekonomi demi terwujudnya kesejahteraan untuk semua. Sebaliknya di sisi lain kelompok anti globalisasi meyakini bahwa liberalisasi ekonomi hanya akan menguntungkan yang kuat dan melumpuhkan yang lemah, menciptakan kebangkrutan dan ketergantungan struktural negara berkembang atas negara maju.
Menurut saya, koperasi Indonesia masih sangat penting walaupun harus menghadapi era globalisasi dimana semakin banyak pesaing ekonomi yang bermunculan dari luar negeri. Dan walaupun seperti itu, koperasi masih sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, selalu berusaha mensejahterakan rakyat Indonesia. Selain itu koperasi masih dapat berdiri dan menjalankan fungsi-fungsinya selama ini, tidak harus hilang dan ikut membaur dengan usaha lainnya, tetapi kita harus membuat koperasi menjadi lebih maju dan berkembang seperti halnya globalisasi yang telah berkembang dengan cepat. Kita juga sudah membahas mengenai koperasi sebelumnya, dan kita juga sudah mengetahui apa saja keistimewaan koperasi yang tidak dikenal adanya majikan dan buruh, bos dan pegawai, serta tidak ada istilah pemegang saham mayoritas. Tetapi di koperasi ini, semua anggota koperasi berposisi sama dan semua anggota koperasi memiliki hak suara yang sama. Oleh karena itu, apabila aktivitas produksi yang dilakukan koperasi ternyata dapat memberi laba finansial, semua pihak akan turut menikmati laba tersebut. Dan oleh sebab itu, usaha koperasi di Indonesia ini harus dapat bersaing di era globalisasi ini, jangan hanya berdiam diri dengan perubahan yang pesat seperti saat ini.
Untuk mengembangkan koperasi banyak hal yang perlu dibenahi, baik keadaan internal maupun eksternal. Seperti yang kita bahas sebelumnya, bahwa anggota koperasi masih banyak yang berlaku tidak jujur dengan uang koperasi, dengan uang simpanan koperasi yang sudah jelas-jelas sangat merugikan semua anggota koperasi dan merugikan koperasi secara keseluruhan. Yang paling berbahaya adalah penyalahgunaan koperasi sebagai wahana sosial politik. Manuver koperasi pada akhirnya bukan ditujukan untuk kemajuan koperasi dan kesejahteraan anggota, melainkan untuk keuntungan politis kelompok tertentu. Tentu saja hal ini sangat merugikan koperasi.
Dengan globalisasi ini, kita tentu mengharapkan bahwa koperasi dapat bangun dari tidur panjangnya ini. Kita berharap koperasi dapat bangkit dan bekembang dengan pesat seperti halnya globalisasi. Dan dengan ini, koperasi memiliki keinginan untuk bersaing dengan usaha-usaha lainnya dan menunjukan bahwa koperasi adalah usaha yang benar-benar baik untuk Indonesia. Pengurus koperasi harus mampu mengetahui kebutuhan anggotanya dan memenuhi kebutuhan tersebut. Karena dengan memenuhi kebutuhan anggota, maka koperasi sudah memberikan hal yang semestinya diberikan koperasi untuk anggota.
Kemudian adanya efektifitas biaya transaksi antara koperasi dengan anggotanya sehingga biaya tersebut lebih kecil jika dibandingkan biaya transaksi yang dibebankan oleh lembaga non-koperasi. Yang dengan hal ini, memiliki harapan agar anggota merasa untung dengan bergabung di koperasi. Dan kesungguhan kerja pengurus dan karyawan dalam mengelola koperasi harus diperhatikan dengan baik dan benar. Disamping kerja keras, para anggota pengurus koperasi sebaiknya dipilih orang yang amanah, jujur serta bersikap semestinya. Karena kita sudah membahas sebelumnya bahwa para anggota koperasi di Indonesia belum berjalan dengan semestinya.
Setidaknya kita dapat membagi koperasi menurut beberapa sektor usaha. Sehingga koperasi dapat terorganisasi dengan baik dan benar. Dan kita juga harus memberikan pemahaman pengurus dan anggota akan jati diri koperasi, pengertian koperasi, nilai-nilai koperasi, tujuan koperasi dan prinsip-prinsip gerakan koperasi harus dijadikan pemikiran yang penting karena hal itu yang mendasari segala aktifitas koperasi. Dan pemerintah yang membidangi masalah koperasi perlu pula untuk memahami secara utuh dan mendalam mengenai perkoperasian. Jangan sampai pemerintah sendiri tidak mengetahui secara menyeluruh mengenai koperasi. Bagaimana koperasi bisa berjalan dengan baik kalau pemerintah tidak mengetahui masalah koperasi.
Kegiatan koperasi bersinergi dengan aktifitas usaha anggotanya, hal ini dapat meringankan para anggota koperasi. Sehingga anggota yang sibuk dapat terus melakukan kewajibannya sebagai anggota koperasi. Selain itu, koperasi produksi harus merubah strategi kegiatannya dengan mereorganisasi kembali supaya kompatibel dengan tantangan yang dihadapi. Karena dengan perkembangan globalisasi yang terbilang sangat cepat, seharusnya diimbangi dengan perubahan strategi kegiatan koperasi dengan menyesuaikan tantangan yang dihadapi saat ini. Karena jika koperasi tidak merubah strategi, maka sama saja koperasi hanya ingin tidur di masa globalisasi seperti ini. Jika hal tersebut demikian adanya, maka sangat disayangkan untuk koperasi yang sudah memiliki asas kekeluargaan ini. Sudah saatnya untuk membangunkan koperasi dari tidurnya saat ini. Sampai kapan koperasi akan tidur dan sampai kapan masyarakat hanya diam dengan semua ini.
Dengan demikian, koperasi pun mampu setidaknya menghadapi era globalisasi saat ini. Dan koperasi tidak terjatuh dan tertidur dalam arus globalisasi yang berdampak koperasi akan tenggelam seiring berjalannya waktu. Maka dari itu, marilah kita perbaiki koperasi sejak dini. Karena koperasi di Indonesia juga merupakan jati diri bangsa dalam memajukan perekonomian. Kalau bukan kita yang memperbaiki koperasi, lalu siapa lagi yang akan memperbaikinya. Yang negara ini harapkan dari koperasi di saat globalisasi seperti ini yaitu koperasi tidak merasakan terhambat untuk tumbuh, melainkan koperasi harus memiliki semangat untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan lainnya. Dan koperasi juga harus memiliki keinginan untuk maju dan dapat berkembang pesat dengan seiringnya waktu.
Mungkin ini sekiranya pendapat saya mengenai koperasi dalam menghadapi era globalisasi. Dan saya berpendapat bahwa dengan di era globalisasi ini, dapat berakibat buruk dan dapat berakibat baik bagi koperasi di Indonesia. Namun saya berharap, di era globalisasi ini koperasi sudah harus siap menghadapi rintangan-rintangan. Karena rintangan-rintangan yang datang, haruslah kita hadapi dan kita selesaikan dengan baik dan benar. Jangan biarkan rintangan-rintangan itu membuat kita semakin terpuruk dan hilang begitu saja. Jika koperasi ingin berkembang dengan baik, maka kita juga harus yakin bahwa kita dapat menyelesaikan rintangan itu dengan baik dengan cara bergotong royong. Apalagi kita juga mengetahui bahwa koperasi memiliki asas kekeluargaan, sehingga dapat memudahkan kita untuk menghadapi rintangan yang mengganggu pertumbuhan koperasi. Jika diselesaikan secara bersama dan kekeluargaan, maka rintangan yang dihadapi koperasi akan terselesaikan. Walaupun pada kenyataannya tidak demikian, tetapi inilah yang diinginkan masyarakat Indonesia untuk koperasi. Sekian dari saya dan mohon maaf apabila ada pendapat-pendapat saya yang tidak berkenan dihati pembaca. Sekian dari saya, dan terimakasih.

Mensosialisasikan Koperasi ke Masyarakat



MENSOSIALISASIKAN KOPERASI KE MASYARAKAT
Kita sudah mengetahui akan pentingnya koperasi bagi masyarakat yang memiliki tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta turut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Tentu tujuan ini sangat baik bagi semua orang, maka dari itu koperasi memiliki arti penting dalam masyarakat. Dan kita juga mengetahui akan kurangnya kesadaran masyarakat akan koperasi, maka dari itu kita harus mensosialisasikan koperasi ke masyarakat agar masyarakat dapat paham dan mengerti akan pentingnya koperasi. Bagaimana mensosialisasikan koperasi ke masyarakat? Ini akan kita bahas, sehingga dengan kita mensosialisasikan koperasi ke masyarakat akan berdampak baik untuk masyarakat dan koperasi untuk kedepannya.
Mungkin saja bisa kita awali dengan menjelaskan pentingnya pokok dan simpanan wajib sebagai sumber modal utama koperasi, sehingga pada akhirnya masyarakat yang menjadi anggota koperasi dapat lebih mengerti dan dapat lebih memahami mengenai kewajibannya untuk mempunyai anggran dasar dan anggran rumah tangga yang berasal dari simpanan pokok tersebut yang nantinya akan berguna untuk kepentingan kita bersama dan bagi setiap anggota koperasi. Selain itu kita juga harus menjelaskan prinsip-prinsip koperasi, sehingga dapat memotivasi kembali masyarakat agar dapat ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan usaha yang diselenggarakan oleh koperasi dalam upaya mempertinggi kualitas dan kehidupan masyarakatnya.
Selain itu, kita dapat menjelaskan apa saja fungsi dan peranan koperasi kepada masyarakat. Sehingga pada akhirnya masyarakat mengetahui fungsi dan peran koperasi dengan benar. Karena dalam sosialisasi ini, bertujuan agar masyarakat mempunyai tanggapan yang menark mengenai apa yang mereka peroleh dari pembentukan koperasi itu sendiri dan memiliki tanggapan yang menarik tentang apa yang mereka peroleh jika menjadi anggota koperasi. Dari tanggapan tersebut yang kita lakukan kemudian adalah menjelaskan mengenai cara mendirikan koperasi yang terdiri dari beberapa tahap yaitu:
·         Mengumplkan anggota minimal 20 ( dua puluh ) anggota
·         Para anggota melakukan rapat anggota untuk melakukan pemilihan pengurus koperasi
·         Koperasi kemudian merencanakan anggaran dasar dan anggaran rumah tangganya.
·         Meminta perizinan dari Negara untuk membuka usaha koperasi
Dan barulah kita bisa menjalankan koperasi dengan baik dan benar. Dengan harapan hasil sosialisasi ini telah meningkatkan minat masyarakat untuk mendirikan kembali sebuah koperasi. Namun kendalanya saat ini adalah kurangnya waktu untuk membantu masyarakat mendirikan koperasi dalam waktu singkat.
            Jika saja pemerintah memiliki waktu untuk menyelesaikan masalah koperasi dan memperkenalkan koperasi lebih mendalam ke masyarakat, maka koperasi akan tetap bangkit sampai saat ini. Dan andai saja masyarakat dapat memahami arti penting dari koperasi, serta ikut berpartisipasi dalam usaha koperasi mungkin sampai saat ini koperasi akan berjalan dengan lancar. Jika koperasi dapat berkembang dengan baik dan sehat sejak awal, maka untuk mensosialisasikan koperasi ke masyarakat akan lebih mudah dikemudian hari. Karena mensosialisasikan suatu usaha tidaklah mudah seperti membalikan telapak tangan begitu saja. Mensosialisasikan koperasi kepada masyarakat haruslah dengan persiapan yang baik dan benar, karena dengan persiapan yang baik dan benar akan berdampak baik disaat mensosialisasikan koperasi ke masyarakat.
            Sebagaimana seperti suatu barang yang akan disosialisasikan oleh perusahaan, tentu membutuhkan waktu, persiapan yang matang, dan memberikan keyakinan akan barang yang kita produksi sehingga masyarakat dapat mengerti dan mengetahui akan barang yang kita tawarkan. Hal ini sama saja dengan mensosialisasikan suatu koperasi ke masyarakat, tentu membutuhkan waktu, persiapan yang matang dan memberikan keyakinan akan manfaat didirikannya koperasi sehingga masyarakat dapat tertarik dan ikut serta dalam usaha koperasi tersebut. Mensosialisasikan koperasi ke masyarakat dapat dilakukan dengan banyak cara seperti berikut ini:
·         Iklan di Televisi
Mensosialisasikan koperasi ke masyarakat dapat dilakukan dengan menggunakan jasa iklan di televisi. Karena kita pun sudah mengetahui akan televisi yang sudah berkembang seiring berkembangnya globalisasi di dunia ini. Tentu saja masyarakat memiliki televisi, dan iklan di televisi memungkinkan masyarakat akan selalu melihat iklan koperasi yang memberikan dampak positif dari para penonton yang sedang melihat televisi tersebut. Di dalam iklan tersebut, harus ada yang menjelaskan keuntungan dalam mendirikan koperasi. Selain itu harus ada penjelasan mengenai keuntungan sebagai anggota koperasi, sehingga masyarakat dapat tertarik untuk ikut bergabung dalam koperasi.
·         Spanduk Koperasi di Sepanjang Jalan
Mensosialisasikan koperasi ke masyarakat dapat dilakukan dengan memajangkan spanduk mengenai koperasi di sepanjang jalan. Karena kita pun mengetahui akan berkembangnya globalisasi di dunia ini, sehingga kita diharuskan untuk lebih berkembang dalam mensosialisasikan koperasi. Seperti yang kita ketahui bahwa umur masyarakat habis diperjalanan, karena yang kita ketahui macet adalah faktor utama masyarakat yang berlama-lama di sepanjang jalan. Karena itulah mensosialisasikan koperasi dapat pula dengan menggunakan spanduk koperasi di sepanjang jalan, sehingga masyarakat yang terjebak macet berkemungkinan besar memiliki waktu yang banyak untuk dapat membaca spanduk mengenai koperasi sambil menunggu kemacetan yang terjadi disaat itu. Dan di spanduk tersebut harus kita cantumkan tujuan dan manfaat koperasi ke masyarakat tersebut. Hal tersebut diharapkan dapat berjalan secara efisien seperti yang kita harapkan.
·         Penyebaran Brousur-Brousur mengenai Koperasi
Mensosialisasikan koperasi ke masyarakat dapat dilakukan dengan penyebaran brousur-brousur mengenai koperasi. Kita tentu sering sekali menerima brousur-brousur belanjaan, rumah, motor dan lain sebagainya. Tetapi kalian tidak pernah mendapatkan brousur mengenai koperasi, entah karena memang koperasi tidak pernah membuat brousur-brousur ataukah memang kita yang tidak mengetahui bahwa koperasi telah menyebarkan brousur. Dengan brousur ini, diharapkan masyarakat dikalangan bawah dapat membaca dan mengetahui apa yang dimaksud dengan koperasi itu sendiri dan apa saja manfaat dan keuntungannya sebagai anggota koperasi.
·         Diadakannya Seminar Tentang Koperasi
Mensosialisasikan koperasi ke masyarakat dapat dilakukan dengan cara diadakannya seminar mengenai koperasi. Dengan seminar ini, diharapkan dapat menjelaskan pengertian koperasi, tujuan koperasi, manfaat mendirikan koperasi dan lain-lainnya. Seminar dapat memberikan motivasi kepada para peserta yang hadir, sehingga disaat seminar selesai maka mereka dapat memahami koperasi. Dan dengan seminar, maka masyarakat mendapatkan tambahan ilmu mengenai koperasi. Dan semoga saja setelah mengikuti seminar mengenai koperasi, peserta dapat turut serta mengembangkan koperasi saat ini.
·         Iklan Koperasi Melalui Radio
Mensosialisasikan koperasi ke masyarakat dapat dilakukan dengan jasa radio. Dengan radio ini, diharapkan masyarakat dapat mendengarkan pentingnya koperasi. Walaupun kita juga mengetahui bahwa pada saat globalisasi seperti ini, media seperti radio sangat kurang sekali diminati oleh masyarakat. Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa tentu ada beberapa masyarakat yang masih setia menggunakan jasa radio. Dengan ini tidak menutup kemungkinan untuk mensosialisasikan koperasi melalui jasa radio. Karena lebih baik kita berusaha terlebih dahulu, daripada kita menyerah dari awal. Karena jika kita tidak berusaha, maka kita tidak akan pernah mencapai sesuatu yang kita inginkan dan kita harapkan.
·         Pembelajaran Koperasi Sejak Dini
Mensosialisasikan koperasi ke masyarakat dapat dilakukan dengan pembelajaran koperasi sejak dini. Maksudnya disini yaitu sejak Sekolah Dasar, kita harus sudah dikenalkan dengan koperasi. Karena koperasi sekolah yang saya ketahui semakin tidak terurus oleh sekolah, justru yang ramai disaat istirahat tiba adalah kantin dibandingkan koperasi. Hal ini sangat disayangkan sekali, yang seharusnya para siswa dapat meramaikan koperasi disaat istirahat tiba, justru hal tersebut tidak terjadi sesuai yang kita inginkan. Dengan memperkenalkan koperasi sejak Sekolah Dasar, mengharapkan agar dikemudian hari penerus-penerus bangsa sudah memahami lebih mendalam tentang koperasi. Sehingga dimasa mendatang koperasi dapat berjalan dan berkembang dengan baik.
·         Mendirikan Koperasi Disetiap Sekolah
Mensosialisasikan koperasi ke masyarakat dapat dilakukan dengan didirikannya koperasi disetiap sekolah, hal ini bertujuan untuk mengajarkan sejak awal mengenai koperasi. Dengan kegiatan yang biasa dilakukan, akan berdampak menjadi sebuah kebiasaan. Dengan melakukan kegiatan pembelanjaan dikoperasi, diharapkan untuk kemudian hari akan menjadi terbiasa untuk berbelanja dikoperasi. Tentu hal ini berdampak baik bagi kelangsungan koperasi.
·         Mendirikan Koperasi Dibanyak Tempat
Mensosialisasikan koperasi ke masyarakat dapat dilakukan dengan mendirikan koperasi dibanyak tempat, dengan maksud masyarakat tidak ada yang memiliki alasan bahwa tidak ke koperasi dikarenakan koperasi jauh dan tempatnya tidak terjangkau dengan rumah masyarakat. Dengan mendirikan koperasi ditempat yang strategis dengan wilayah masyarakat, diharapkan koperasi akan selalu dikunjungi oleh masyarakat setempat. Dan tentu hal ini akan menguntungkan koperasi dan masyarakat merasa terbantu dengan koperasi yang dekat dengan rumah. Apalagi jika koperasi menjual dengan harga yang harga yang murah, hal tersebut sangat membantu dalam mensosialisaikan koperasi.
·         Mempromosikan Koperasi di Setiap Kelurahan
Mensosialisasikan koperasi ke masyarakat dapat dilakukan dengan mempromosikan koperasi di setiap kelurahan, hal ini diharapkan agar disetiap kelurahan memiliki koperasi tersendiri. Dengan mendirikan koperasi di setiap kelurahan, maka kita sudah melakukan perkembangan terhadap koperasi. Dan akan lebih baik lagi jika koperasi dapat didirikan di setiap Rukun Tetangga ( RT ), sehingga masyarakat sekitar dapat memiliki jangkauan untuk datang ke koperasi. Dan setiap bulan, harus diadakan pemantauan terhadap koperasi-koperasi, sehingga kita dapat mengetahui bahwa masyarakat yang ikut serta dalam perkembangan koperasi meningkat ataukah sama saja seperti biasanya. Jika kelurahan menginginkan hal yang lebih seru dari pada biasanya, dapat pula dilakukan pemberian penghargaan atau hadiah untuk masyarakatnya jika saja ada koperasi yang dapat berkembang dengan pesat dan baik. Hal ini diharapkan agar masyarakat dapat tertarik untuk mengembangkan koperasi di sekitarnya.
            Mensosialisasikan koperasi memanglah tidak semudah seperti membalikan telapak tangan, tetapi untuk mewujudkannya tentu ada kemungkinan besar. Dan peluang untuk mengembangkan koperasi sangat terbuka lebar apabila pihak-pihak yang terlibat memang orang-orang yang bertanggung jawab dalam pendirian dan perkembangan koperasi untuk menjadi lebih baik. Jika para pendiri koperasi memang memiliki niat dan tekat yang kuat untuk memperbaiki koperasi di Indonesia, maka hal tersebut sangatlah mudah untuk dicapai. Karena yang kita ketahui adalah koperasi berasaskan kekeluargaan, jika para pendiri koperasi memiliki niat dan tekat untuk memperbaiki koperasi di Indonesia, maka hal tersebut tidaklah mustahil untuk dapat tercapai.
            Mungkin sekiranya sampai disini pendapat saya mengenai pembahasan kita tentang bagaimana mensosialisasikan koperasi ke masyarakat. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan penulisan, dan mohon maaf apabila pendapat saya yang tidak berkenan dihati pembaca. Sekian dari saya dan saya ucapkan terimakasih.